Indung Sayang


Indung-indungmu mendekap malam
Berharap belahan jiwa berbunga benih tersayang
Meski harus berletih-letih dalam cumbu harapan

Dibawah neon kuning hampir padam
Anak penantian tiga puluh enam purnama bersinar terang
Tak tersiakan peluh berbuah manis sembilan bulan di kandungan

Sayang pada si buah hati tak berkesudahan
Sampai lupa cinta telah melenakan
Apapun si anak kesayangan hendak menunjuk keinginan
Sekejap sudah tersediakan sang ayah bunda kabulkan

Besar kepala keras hati
Sang bujang tumbuh bagai raja makan hati
Setiap kejap membuat orang tua sakit hati
Cinta kasih ayah bunda berbalas anak tak bermulia hati

Menangis bunda sepanjang malam
Mengetahui sang bujang tak sesuai keinginan
Sesal menguap tak terperihkan
Hingga nasihatpun tak pernah sampai digenggam

Ayah hanya mengelus dada dalam diam
Lamat-lamat doa panjang hanya menjadi teman
Agar sang bujang kembali tersadarkan
Kasih sayang orang tua tetap tertanam

27 Juli 2012
19.30

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s