Pucuk-pucuk Namamu, Ibu…


Pada pucuk-pucuk namamu, ibu…

Ada semerbak wangi yang menuntunku tuk memelukmu

Dalam hangat ketika aku digendongmu dulu

Menyisakan senyum yang lebih lama dari malam

 

Bisikmu isyarat petuah yang takut ku ingkari

Laknatlah datang pabila ku langgar selangkah saja

Ooohh sungguh ku sengsara…

 

Ibu, pada pucuk-pucuk namamu,

Ku petik rona wajah mentari dalam setiap pencaran senyummu

Tak pernah bosan sekejap pun mata ini menatap bingkai mata beningmu

Dan berloncatan satu-satu dekapmu, pelukmu, sayangmu dan cintamu

Utuh…

2 thoughts on “Pucuk-pucuk Namamu, Ibu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s