PROSESI


Tanda kematian itu satu persatu menjelma jadi abu

Bunga tujuh rupa seolah tak meninggalkan wangi

Luka kali ini terlalu cepat datang bertubi-tubi

Padahal jasad belum terkubur semua

Diperistirahtaan terakhirnya

Tak ada peti dan kain kafan untuk jasad

Tangis pecah beriringan

Beriring kantong-kantong mayat

Yang lewat dihadapan mata dari pagi sampai pagi lagi

Prosesi ini hujan air mata

Kesedihan menjelma kabut kelam tak berkesudahan

Basah yang entah kapan keringnya

Kering yang dikangeni

Meski jiwa ini tahu,

Kesudahan duka ini panjang yang harus ditelusuri

Kan ku peluk duka ini Tuhan

ketika ku dapati luka berjalan beriringan akhir-akhir ini…

2 thoughts on “PROSESI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s