Senyum Senja Ibu


Lambat laun,

Senyummu semakin senja saja, ibu…

Seperti senja sore yang basah oleh hujan

Sesenja kau merawatku hingga kini

Namun cintamu, subur bunga mawar yang mekar

Tak ku jumpai di matamu luka duri karena salahku

Tak ku temui diucapmu keluh kesah sebab lalaiku

Ku tahu doamu selalu panjang terurai untukku di setiap sujudmu

Agar ku selalu bercaahaya hati dalam kasihNya

Dan menjadi cahaya mata dalam hatimu

Ibu, meski senja terus memelukmu

Tapi hadirmu bagai mentari pagi hangat menyelimuti jiwaku

Ibu, ku selalu mencintaimu…

Ahad, 02 Oktober 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s