Lafas Cinta Tuhan


Aku menerjemahkan kalimat cintamu pada sepucuk mawar yang setiap pagi kau sirami. Pada rintik air hujan sore yang kau pandangi. Dan pada senandungmu di penghujung malam lafaz cinta Tuhan.

Aku mengartikan kata cintamu pagi, kala embun jatuh ke tanah dari ujung daun hijau. Pada semilir angin sore ditengah lapang anak-anak bermain layang-layang. Dan pada bait-baitmu di akhir malam lafaz cinta Tuhan

Aku menerima doa cintamu di hangat mentari ketika bayi mungil berjemur telanjang didekapan ibunda. Pada bau tanah selepas hujan diiringi warna-warni langit. Dan pada lantunan lafaz cinta Tuhan sepanjang malam

Untukmu, lafaz cinta Tuhan tak jemu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s